Di era digital yang semakin kompetitif, personal branding menjadi salah satu kunci penting bagi generasi muda dalam membangun citra profesional dan meningkatkan daya saing. Tidak hanya sekadar aktif di media sosial, siswa dituntut untuk memiliki ruang digital yang mampu merepresentasikan potensi, karya, serta identitas diri secara lebih terstruktur dan profesional. Salah satu bentuk implementasi yang relevan adalah melalui pembuatan microsite sebagai portofolio digital.
Berangkat dari kebutuhan tersebut, siswa SMAN 3 Mengwi mengikuti pelatihan pembuatan dan pengelolaan microsite sebagai portofolio digital yang diselenggarakan pada Senin, 2 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan literasi digital sekaligus penguatan kompetensi siswa dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia perkuliahan maupun dunia kerja yang semakin terdigitalisasi.
Pelatihan ini dipandu oleh dosen Primakara University, I Gede Putu Krisna Juliharta, S.T., M.T., yang memberikan pemaparan komprehensif mengenai pentingnya membangun identitas digital yang kuat dan konsisten. Dalam sesi tersebut, siswa dibekali dengan pemahaman tentang bagaimana menyusun profil diri yang menarik, menampilkan karya dan pengalaman secara efektif, serta mengelola tampilan microsite agar terlihat profesional dan mudah diakses.
Selain itu, peserta juga diperkenalkan pada strategi dalam mengembangkan konten yang relevan dan mampu mencerminkan keunikan serta keunggulan masing-masing individu. Melalui pendekatan yang aplikatif, siswa diajak untuk langsung mempraktikkan pembuatan microsite, mulai dari perencanaan struktur konten hingga publikasi sederhana.
Kegiatan berlangsung dengan suasana interaktif dan penuh antusiasme. Para siswa активно terlibat dalam sesi diskusi dan praktik, sehingga tidak hanya memahami konsep, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung dalam membangun portofolio digital mereka sendiri.
Melalui pelatihan ini, diharapkan siswa SMAN 3 Mengwi semakin siap dalam menghadapi tantangan di masa depan, baik dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi maupun memasuki dunia kerja. Dengan bekal kompetensi digital dan kemampuan membangun personal branding secara profesional, siswa diharapkan mampu tampil lebih percaya diri, kompetitif, dan adaptif di tengah perkembangan era digital yang terus berubah.