12 Judul Hibah Penelitian dan PKM Ikuti Monitoring dan Evaluasi BIMA 2025/2026 di Denpasar
Sebanyak 12 judul hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (PKM) turut berpartisipasi dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) BIMA Tahun 2025/2026 yang diselenggarakan di Denpasar. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam rangka memastikan pelaksanaan program hibah berjalan sesuai dengan rencana, serta memberikan dampak yang nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat.
Dalam kegiatan Monev ini, masing-masing tim peneliti dan pelaksana PKM mempresentasikan perkembangan program yang telah dijalankan, mulai dari capaian awal, proses implementasi di lapangan, hingga tantangan yang dihadapi selama pelaksanaan kegiatan. Selain itu, juga dipaparkan rencana tindak lanjut yang akan dilakukan untuk memastikan keberlanjutan dan optimalisasi hasil program.
Proses monitoring dan evaluasi dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan reviewer yang memberikan masukan, arahan, serta rekomendasi untuk peningkatan kualitas penelitian dan pengabdian. Masukan tersebut diharapkan dapat menjadi dasar perbaikan bagi setiap tim dalam mengembangkan program agar lebih efektif, relevan, dan berdampak luas.
Kegiatan ini juga menjadi wadah penting untuk memperkuat budaya riset dan pengabdian di lingkungan perguruan tinggi, sekaligus mendorong terciptanya kolaborasi yang lebih luas antarpeneliti dan institusi. Dengan adanya forum seperti ini, diharapkan setiap program hibah dapat memberikan kontribusi nyata dalam menjawab berbagai permasalahan di masyarakat.
Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi BIMA 2025/2026 di Denpasar ini mencerminkan komitmen berkelanjutan dalam menjaga kualitas pelaksanaan hibah penelitian dan PKM. Selain sebagai bentuk akuntabilitas, kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam meningkatkan mutu hasil penelitian serta memperkuat dampaknya bagi masyarakat, bangsa, dan negara.